Masuk ke dalam larik-larik puisi Maulana Jalaluddin Rumi seakan memasuki dunia asing yang indah, penuh kejutan-kejutan, yang terkadang berseberangan dengan logika umum. Tetapi justru keunikan dan keaslian imajinatif Rumi inilah yang membawa keutuhan puisi-puisinya
Arsip untuk Juli, 2008
Kidung Rumi
Diposkan dalam Jaludin Rumi pada Juli 31, 2008 | Leave a Comment »
Karakteristik Puisi Jalaludin Rumi
Diposkan dalam Jaludin Rumi pada Juli 31, 2008 | Leave a Comment »
A. Pendahuluan
Tasawuf atau sufisme adalah suatu ilmu pengetahuan. Sebagai ilmu pengetahuan, tasawuf mempelajari cara dan jalan bagaimana seorang muslim dapat berada sedekat mungkin dengan Allah Swt.
Fanatiklah pada cinta, bukan agama
Diposkan dalam Jaludin Rumi pada Juli 31, 2008 | Leave a Comment »
Fanatisme cinta berbeda dengan agama lain/fanatisme cinta adalah terhadap Yang Maha Cinta/tujuan pecinta bukan seperti tujuan lain/cinta adalah kompas langit menuju misteri Tuhan. — Jalaludin Rumi
Banyak yang menganggap sumbangan terbesar Rumi pada agama adalah aliran sufi Mawlawiyah dan tarian berputar yang seperti gasing. Sesungguhnya aliran Rumi jauh lebih agung dari itu. Sumbangan terbesar Rumi terhadap [...]
Jalaluddin Rumi Berpuisi dengan Jiwanya
Diposkan dalam Jaludin Rumi pada Juli 31, 2008 | Leave a Comment »
Bagi anda yang gemar membaca puisi, khususnya sastera Islam tentu nama Jalaludin Rumi sudah tak asing lagi. Dalam dunia sastera, khususnya puisi, sufi yang satu ini jadi semacam prasasti yang abadi. Namanya, tak hanya dikenal orang Islam saja, yang bukan Islam pun juga memuji hasil karyanya.
30 September yang akan datang adalah ulang tahun Rumi yang [...]
Maulana Jalaludin Rumi
Diposkan dalam Jaludin Rumi pada Juli 29, 2008 | Leave a Comment »
Siapa yang berperilaku sesuai dengan perkataannya, dialah yang tercerahkan, yang menolak hubungan-hubungan biasa dari dunia.
Maulana (secara harfiah bermakna “Guru Kita”) Jalaluddin Rumi, pendiri Tarekat Para Darwis Berputar, dalam karirnya menjadi bukti ungkapan Timur, “Para raksasa muncul dari Afghanistan dan mempengaruhi dunia.”
Ibnu Nafis, Bapak Fisiologi Sirkulasi
Diposkan dalam Ibnu Nafis pada Juli 29, 2008 | Leave a Comment »
Dunia kedokteran modern mendapuknya sebagai ahli fisiologi terhebat di era keemasan Islam pada abad ke-13 M. Dialah dokter pertama di muka bumi yang mampu merumuskan dasar-dasar sirkulasi lewat temuannya tentang sirkulasi dalam paru-paru, sirkulasi jantung, dan kapiler. Sebuah pencapaian yang prestisius dan luar biasa itu ditorehkan seorang dokter Muslim bernama Ibnu Al-Nafis.
Ibnu Nafis adalah Dokter Penemu Peredaran Darah
Diposkan dalam Ibnu Nafis pada Juli 29, 2008 | Leave a Comment »
Ada sementara kalangan yang menyatakan, mengungkap kejayaan Islam dalam bidang sains di masa lalu tak lebih sekadar kenangan belaka. Lebih banyak mudharatnya. Sepintas, klaim seperti itu mungkin ada benarnya.
Jalan kemesraan
Diposkan dalam Tasawuf, islam pada Juli 29, 2008 | Leave a Comment »
makhluk Allah membuatmu merasa gentar maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah hendak membukakan pintu kemesraan denganNya kepadamu”.
Syair-syair Sufistik An-Niffari
Diposkan dalam An Nifari pada Juli 29, 2008 | 1 Komentar »
Berbeda dengan para sufi penyair kebanyakan, an-Niffari dipandang sebagai sosok sufi penyair yang unik. Ia lebih suka hidup menyendiri, meskipun selama hayatnya ia banyak melakukan pengembaraan ke berbagai negeri Islam.
An-Nifari Pengelana Sufi dari Iraq
Diposkan dalam An Nifari pada Juli 29, 2008 | Leave a Comment »
Sufi besar ini lahir di Iraq. Ketinggiannya ilmunya melampaui Rumi dan al Hallaj. Ia adalah teoritikus sufi sekaligus sastrawan besar.